Sentimen negatif terhadap dampak lingkungan tampaknya tidak mampu membungkam reli panjang batu bara salah satunya yang salah satunya dipicu oleh lonjakan permintaan listrik berbiaya rendah. Selamasetahun terakhir harga batubara terus mengalami penguatan, dengan harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) nyaris menembus US$ 180 per ton.
Harga batubara masih betah di atas level US$ 200 per ton. Mengutip Bloomberg, harga batubara ICE Newcastle untuk kontrak November 2021 berada di level US$ 225,75 per ton pada Jumat (8/10). Harga ini terkoreksi 19,35% dari harga tertinggi yang berhasil dicapai tahun ini, yakni di level US$ 280 per ton pada Selasa (5/10).
Melansir data Bloomberg, harga batubara ICE Newcastle kontrak pengiriman Oktober 2021 memecahkan rekor tertingginya tahun ini di level US$ 163,40 per ton pada perdagangan Senin (16/8). Analis Samuel Sekuritas Indonesia Dessy Lapagu melihat, permintaan yang masih meningkat akan menyebabkan tren kenaikan harga batubara masih akan stabil hingga
Berdasarkan data Refinitiv, sepanjang minggu lalu harga kontrak batubara ICE Newcastle naik lebih dari 6 persen. Di akhir perdagangan pekan lalu, bahkan harga batubara thermal acuan semakin mendekati USD92 per ton. “Kebijakan tersebut yang mempengaruhi pergerakan harga batu bara di tingkat global. Dampaknya juga terasa ke dalam negeri
Pada akhir pekan ini, Jumat (2/6), harga batu bara menurut bursa ICE Newcastle untuk kontrak Juli 2023 ditutup di harga USD 134.15 per ton. ADVERTISEMENT Kondisi ini berbeda dari akhir Desember 2022 lalu, di mana harga batu bara masih menembus level USD 300 per ton.
Pada perdagangan Rabu (1/2/2023), harga batu kontrak Maret di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 240,75 per ton. Harganya turun 1,39% dibandingkan hari sebelumnya. Pelemahan tersebut memperpanjang tren negatif batu bara yang sudah melemah sejak Senin pekan ini. Dalam tiga hari perdagangan tersebut, harga batu bara ambruk 9,6%.
Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bata ICE Newcastle kontrak November 2023 ditutup melemah 2,47 persen atau 4,05 poin ke level US$159,95 per metrik ton pada akhir perdagangan Jumat (29/19/2023). Sedangkan, harga batu bara untuk kontrak Oktober 2023 juga ditutup melemah sebesar 3,04 persen atau 4,90 poin ke level US$156,35 per metrik ton.
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara makin melejit. Pada Pada perdagangan Selasa (2/5/2023), harga batu bara kontrak Juni di pasar ICE Newcastle ditutup di posisi US$ 190 per ton. Harganya menguat 1,28%. Harga tersebut adalah yang tertinggi sejak 20 April (US$ 194,25 per ton).
o5DJejs.